» » » Peran Surge Arrester Penangkal Petir

Peran Surge Arrester Penangkal Petir

posted in: surge arrester | 0

Apa itu surge arrester? Prinsip kerja, Jenisnya, dan Fungsi

penangkalpetir.web.id – Surge arrester adalah perangkat yang digunakan untuk melindungi peralatan listrik dari lonjakan tegangan atau arus listrik yang dapat disebabkan oleh petir atau gangguan sistem listrik lainnya. Fungsinya adalah untuk mengalihkan kelebihan energi dari lonjakan tersebut ke tanah sehingga mencegah kerusakan pada peralatan listrik yang dilindungi.

Prinsip kerja surge arrester

Surge arrester bekerja dengan prinsip mengarahkan tegangan berlebih ke jalur yang memiliki resistansi rendah ketika tegangan tersebut melebihi ambang batas yang aman. Setelah lonjakan tegangan berakhir, arrester kembali ke kondisi non-konduktif, sehingga tidak mengganggu operasi normal dari sistem listrik.

Ada beberapa jenis surge arrester berdasarkan bahan dan teknologi yang digunakan, di antaranya:

  1. Surge arrester berbasis oksida logam (Metal Oxide Varistor/MOV): Jenis ini menggunakan bahan seperti seng oksida yang sangat efektif dalam menyerap energi lonjakan tegangan.
  2. Surge arrester berbasis tabung gas (Gas Discharge Tube/GDT): Menggunakan gas yang diionisasi untuk mengalihkan lonjakan tegangan.
  3. Surge arrester berbasis silikon karbida (Silicon Carbide): Jenis ini lebih tradisional dan kurang efisien dibandingkan MOV tetapi masih digunakan dalam beberapa aplikasi.

Surge arrester banyak digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk di jaringan distribusi listrik, instalasi industri, dan perangkat elektronik konsumen, untuk menjaga kestabilan dan keandalan sistem listrik serta melindungi peralatan dari kerusakan akibat lonjakan tegangan.

Peran Surge Arrester Penangkal Petir

Fungsi Surge Arrester Pada Penangkal Petir

Surge arrester pada sistem penangkal petir memiliki fungsi penting untuk melindungi peralatan listrik dari kerusakan akibat lonjakan tegangan yang disebabkan oleh sambaran petir. Berikut adalah penjelasan mengenai fungsi utamanya:

  1. Mengalihkan Tegangan Lonjakan ke Tanah: Dirancang untuk mendeteksi lonjakan tegangan yang terjadi saat petir menyambar. Ketika tegangan ini melebihi ambang batas yang aman, akan mengarahkan lonjakan tersebut ke jalur yang memiliki resistansi rendah, biasanya ke tanah, sehingga mengurangi dampak lonjakan pada peralatan listrik.
  2. Mencegah Kerusakan Peralatan Listrik: Lonjakan tegangan akibat petir dapat merusak peralatan listrik seperti transformator, switchgear, dan peralatan elektronik lainnya. Dengan mengalihkan energi lonjakan ke tanah, dan melindungi peralatan dari tegangan berlebih yang dapat menyebabkan kerusakan serius atau bahkan kegagalan total pada peralatan tersebut.
  3. Mempertahankan Operasional Sistem: Dengan melindungi peralatan dari lonjakan tegangan, juga membantu menjaga kestabilan dan kontinuitas operasional sistem listrik. Ini sangat penting untuk memastikan bahwa sistem distribusi listrik tetap berfungsi dengan baik tanpa gangguan yang disebabkan oleh kerusakan akibat lonjakan.
  4. Meningkatkan Keandalan Sistem Listrik: Berkontribusi pada peningkatan keandalan dan keamanan sistem listrik secara keseluruhan. Dengan melindungi komponen-komponen kritis dari lonjakan tegangan, umur peralatan listrik dapat diperpanjang dan risiko gangguan layanan listrik dapat dikurangi.

Dalam konteks sistem penangkal petir, arrester sering dipasang pada titik-titik kritis di jaringan distribusi listrik atau di dekat peralatan yang rentan terhadap lonjakan tegangan. Ini memastikan bahwa saat petir menyambar, energi yang dihasilkan dialihkan dengan aman ke tanah, melindungi infrastruktur listrik dari potensi kerusakan yang signifikan.

Tipe atau jenis sistem instalasi penangkal petir sebaiknya mempertimbangkan secara detail mulai dari tahap perancangan suatu struktur bangunan baru, sehingga bagian bangunan yang secara listrik bersifat konduktif dapat dimanfaatkan secara maksimum. Dengan demikian rancangan dan konstruksi instalasi penangkal petir secara keseluruhan akan lebih mudah dilaksanakan dan efektivitas sistem proteksi petir dapat di tingkatkan dengan biaya minimum.