» » » Cara Kerja Penangkal Petir

Cara Kerja Penangkal Petir

posted in: Uncategorized | 0

Cara kerja penangkal petir

Fungsi Dan Cara Kerja Penangkal Petir

Petir merupakan salah satu gejala alam yang bisa berbahaya baik itu untuk manusia maupun bangunan. Jadi tidak heran jika banyak orang yang waspada akan datangnya petir. Namun untuk sebuah bangunan terdapat sebuah alat penangkal petir yang bisa melindungi bangunan dari sambarannya.

Pada umumnya, bangunan yang rawan tersambar petir adalah yang memiliki ukuran tinggi. Misalnya saja hunian bertingkat seperti apartemen, gedung perkantoran, hotel, dan lain sebagainya. Namun bukan berarti rumah biasa yang tidak tinggi lolos dari ancaman petir.

Jadi meskipun bangunan tidak tinggi, Anda juga perlu membutuhkan alat penangkal petir rumah sebagai langkah pencegahan. Untuk gedung-gedung tinggi yang mengantongi Sertifikat Laik Fungsi (SLF), biasanya sudah dilengkapi dengan sistem penangkal petir. Penangkal petir tersebut akan diletakkan di bagian puncak bangunan gedung.

1. Fungsi Penangkal Petir

Fungsi utama penangkal petir adalah sebagai media penghantar listrik dari sambaran kilat yang diteruskan ke media lain seperti tanah. Selain itu, penangkal petir juga dapat meredam efek sambaran petir yang membahayakan. Penangkal dapat mencegah terjadinya konslet aliran listrik saat cuaca buruk dan banyak petir.

Lalu, bagaimana cara kerja penangkal petir?

2. Cara Kerja Penangkal Petir

Cara kerja penangkal petir adalah dengan menarik petir ke arahnya, sehingga petir tidak menyambar bangunan atau struktur yang dilindunginya. Penangkal petir terdiri dari tiga komponen utama, yaitu:

Air terminal penangkal petir
  • Air terminal: Komponen ini adalah bagian yang dipasang di puncak bangunan atau struktur lainnya. Air terminal berfungsi untuk menangkap petir. Air terminal biasanya berbentuk tombak atau batang.
Konduktor penangkal petir
  • Konduktor: Komponen ini berfungsi untuk mengalirkan arus listrik dari air terminal ke pembumian. Konduktor biasanya terbuat dari pipa tembaga atau baja.
Pembumian penangkal petir
  • Pembumian: Komponen ini berfungsi untuk mengalirkan arus listrik dari konduktor ke tanah. Pembumian biasanya terbuat dari batang tembaga atau baja yang ditanam di dalam tanah.

 

Saat terjadi badai petir, muatan negatif di awan akan menarik muatan positif di bumi. Muatan positif di bumi akan mengalir ke air terminal penangkal petir. Air terminal akan menghantarkan arus listrik dari muatan positif tersebut ke konduktor. Konduktor akan mengalirkan arus listrik tersebut ke pembumian. Arus listrik dari petir akan mengalir ke tanah melalui pembumian.

Dengan cara ini, petir akan tertarik ke penangkal petir dan tidak menyambar bangunan atau struktur yang dilindunginya.

Berikut adalah beberapa manfaat penangkal petir:

  • Melindungi bangunan atau struktur dari kerusakan yang disebabkan oleh sambaran petir.
  • Mencegah kebakaran yang disebabkan oleh sambaran petir.
  • Melindungi orang-orang yang berada di dalam bangunan atau struktur dari cedera atau kematian akibat sambaran petir.

Penangkal petir sangat penting untuk dipasang di bangunan atau struktur yang berada di daerah yang sering terjadi petir.

Setiap sistem penangkal petir harus dipasang dan dirancang sesuai dengan standar keselamatan dan rekomendasi teknis yang berlaku. Jika Anda berencana untuk memasang penangkal petir helita atau sistem penangkal petir lainnya, disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional atau ahli penangkal petir untuk mendapatkan saran dan penanganan yang tepat. Untuk itu anda bisa berkonsultasi dengan tenaga ahli jasa penangkal petir.

Silahkan Pesan Disini Whatsapp dengan biaya gratis dan dijamin memuaskan serta akan mendapat harga instalasi penangkal petir terbaik dan termurah.