» » » Air Terminal 1” x 500 mm Paratoner

Air Terminal 1” x 500 mm Paratoner

Air Terminal 1” x 500 mm Paratoner: Fungsi, Cara Kerja, dan Spesifikasi Lengkap

Air Terminal 1” x 500 mm Paratoner merupakan salah satu komponen utama dalam sistem penangkal petir (lightning protection system) yang diproduksi oleh Paratoner, merek terkemuka yang kini menjadi bagian dari LPS. Produk ini, sering disebut juga sebagai air rod atau batang penangkal petir, dirancang khusus untuk menangkap sambaran petir secara aman. Dengan dimensi diameter 5/8 inci (sekitar 1”) dan panjang 500 mm, Air Terminal 1” x 500 mm Paratoner menjadi pilihan populer untuk proteksi bangunan residensial, komersial, hingga industri.

Produk ini biasanya memiliki kode untuk varian tembaga (copper), yang menjamin konduktivitas tinggi dan ketahanan terhadap korosi.

Fungsi Utama Air Terminal 1inc x 500 mm Paratoner

Fungsi primer dari Air Terminal 1inc x 500 mm Paratoner adalah sebagai air termination network dalam sistem proteksi petir eksternal sesuai standar IEC/BS EN 62305. Secara detail:

– Menangkap Sambaran Petir : Ditempatkan di titik tertinggi bangunan,  Air Terminal 1inc x 500 mm Paratoner berfungsi sebagai titik preferensial bagi petir untuk menyambar, sehingga mencegah kerusakan langsung pada struktur, peralatan elektronik, atau risiko bagi penghuni.

– Membentuk Zona Proteksi : Dengan desain runcing (tapered point), produk ini menciptakan zona perlindungan berdasarkan metode rolling sphere, protection angle, atau mesh. Panjang 500 mm ideal untuk proyeksi di atas atap tanpa risiko patah akibat angin kencang.

– Mengintegrasikan Sistem Lengkap : Air Terminal 1inc x 500 mm0 mm Paratoner terhubung dengan down conductor dan grounding system, memastikan arus petir dialirkan aman ke tanah.

Keunggulan material tembaga hard-drawn membuat Air Terminal 1” x 500 mm Paratoner tahan lama, konduktif tinggi, dan memenuhi persyaratan kelas proteksi I hingga IV.

Air Terminal 1” x 500 mm ParatonerCara Kerja Air Terminal 1inc x 500 mm Paratoner

Prinsip kerja Air Terminal 1inc x 500 mmm Paratoner didasarkan pada teori Benjamin Franklin tentang penangkal petir, yang menyediakan jalur impedansi rendah bagi arus petir.

  1. Induksi Muatan Saat Badai : Awan petir bermuatan negatif menginduksi muatan positif di permukaan bumi. Air Terminal 1inc x 500 mm mm Paratoner, dengan ujung runcing dan posisi tinggi, memfasilitasi pembentukan upward streamer (aliran ionisasi positif) lebih awal.
  2. Intersepsi Sambaran : Stepped leader dari awan bertemu dengan streamer dari Air Terminal 1inc x 500 mmm Paratoner, membentuk kanal plasma yang menghantarkan arus petir (bisa hingga 200 kA) ke batang tembaga.
  3. Pengaliran Arus Aman : Arus mengalir melalui down conductor (tape atau kabel tembaga) ke earth electrode. Sistem ini mencegah side flashing atau loncatan api samping.

Diagram di atas mengilustrasikan bagaimana air terminal menjadi titik awal proteksi.

Spesifikasi Teknis Air Terminal 1” x 500 mm Paratoner

Berdasarkan data resmi dari ABB/Paratoner:

– Material : Tembaga (copper) atau aluminium, dengan varian copper (kode RA219) paling umum.

– Diameter : 1” (1”).

– Panjang : 500 mm.

– Thread : M25 dengan rolled threads untuk pemasangan mudah.

– Aksesoris : Dilengkapi locknut; kompatibel dengan air rod base (saddle, vertical, atau horizontal).

– Standar : Memenuhi IEC 62561 dan BS EN 62305.

– Berat : Sekitar 0.5-0.7 kg (tergantung material).

Air Terminal 1inc x 500 mm Paratoner cocok untuk instalasi pada atap datar, miring, atau struktur trapezoidal.

Instalasi dan Keunggulan Air Terminal 1inc x 500 mm Paratoner

Instalasi harus dilakukan oleh teknisi bersertifikat. Air Terminal 1inc x 500 mm Paratoner dipasang pada base yang kokoh, dihubungkan dengan conductor, dan diuji resistansi groundingnya.

Keunggulan:

– Ketahanan korosi tinggi.

– Integrasi mudah dengan sistem Paratoner lainnya.

– Efektif untuk berbagai level proteksi petir.

Dengan memilih Air Terminal 1inc x 500 mm Paratoner, Anda mendapatkan solusi proteksi petir berkualitas internasional yang dapat mengurangi risiko kerusakan signifikan akibat sambaran petir.